type='text/javascript'/>

Halaman

    Social Items

RESEP TAHU GEJROT 





Bahan-bahan :

- tahu 10kotak(boleh tahu apa aja)
- minyak goreng
- secukupnya kecap manis
- asam jawa 5biji seduh dg air panas atau
- diuleg langsung dg bumbu lalu buang bijinya
- 3 siung tumbuk kasar : bawang merah
- 2 buah cabe hijau rawit
- 2 buah cabai hijau besar
- garam sedikit saja
- air matang utk kuah
(kuah bisa disesuaikan dg keinginan)

Cara membuat Tahu Gejrot :

1. Panaskan minyak pada wajan lalu goreng tahu hingga matang kecoklatan
2. Potong tahu sesuai selera taru pada piring saji
3. Untuk kuahnya, campur bumbu yang sudah ditumbuk dengan air dan kecap aduk rata,, jngn lupa dicicipi yaa supaya rasanya pas
4. Siram kuah pada tahu tadi dan selamat menikmati



Kandungan Nutrisi dan Manfaat Tahu Gejrot

Disamping nikmat dikonsumsi, tahu gejrot pun ternyata mempunyai kandungan nutrisi yang sangat bermanfaat untuk tubuh. Dan di bawah ini portal cirebon paparkan berbagai nutrisi dan khasiat dari tahu gejrot khas Cirebon yang dikutip dari situs Sari Husada:

Kandungan protein dalam tahu sekitar 7,8 gram/100 gram dan kalsium 124 mg/100 gram, lalu dalam 100 gram buah jeruk nipis mengandung vitamin C 27 mg, vitamin B1 0,04 mg, kalsium 40 mg, kalori 37 gr, protein 0,8 gr, zat besi 0,6 gr, hidrat arang 12,4 gr, air 86gr, lemak 0,1gr.

Kandungan Gizi Kecap manis Kedelai per 100 gram antara lain Kalori (kal) 46.00, Protein (g) 5.70, Lemak (g) 1.30, Karbohidrat (g) 9.00, Kalsium (mg) 123.00, Fosfor (mg) 96.00, 7. Zat besi (mg) 5.70 , Air (g) 63.00 dan ditambah dengan kandungan nurisi bumbu lainnya yang cukup tinggi.
Adapun manfaat dari tahu gejrot itu sendiri, seperti dilansir oleh Sari Husada adalah sebagai berikut:


1. Mencegah penyakit jantung


Sejumlah studi dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan bahwa asupan rutin protein kedelai yang terkandung dalam tahu dapat membantu menurunkan LDL (kolesterol buruk) tanpa menurunkan HDL (kolesterol baik), yang menyebabkan penurunan risiko penyakit jantung.


2. Meningkatkan produksi energi


Tahu merupakan sumber makanan yang kaya zat besi, yang menyediakan 30 persen dari nilai harian yang direkomendasikan untuk zat besi dalam 100 gram. Zat besi dalam tahu terutama digunakan sebagai bagian dari hemoglobin yang membantu dalam ransportasi dan pelepasan oksigen ke seluruh tubuh mempromosikan produksi energi.

Tahu juga menyediakan 10 persen dari nilai harian yang direkomendasikan untuk tembaga, mineral penting yang dimanfaatkan dalam sel darah merah. Tembaga juga membantu dalam mengurangi gejala rheumatoid arthritis. Makanan yang berasal dari kedelai, seperti tahu mengandung isoflavon (fitoestrogen atau estrogen tanaman) yang bekerja pada tubuh seperti bentuk estrogen.


3. Bermanfaat untuk wanita, khususnya wanita menopause

Selama menopause, estrogen wanita berfluktuasi, baik naik atau turun di bawah tingkat normal. Nah, fitoestrogen dari kedelai dapat membantu menjaga keseimbangan hormon tersebut. Hal ini dapat membantu mengurangi frekuensi dan beratnya gejala hot flashes (rasa panas pada perut) pada wanita menopause.

4. Mencegah osteoporosis

Tahu juga bisa menjadi sumber yang kaya kalsium tergantung pada koagulan yang digunakan dalam pembuatan (seperti kalsium sulfat yang digunakan oleh produsen tahu).

Hal ini membantu melindungi terhadap penyakit seperti kehilangan tulang, kelemahan tulang, rheumatoid arthritis dan osteoporosis. Penelitian baru juga menunjukkan bahwa isoflavon dalam makanan kedelai dapat memperkuat densitas (kepadatan tulang). Ini bisa membuat tahu berguna dalam menangkal penyakit tulang pada wanita postmenopause.

5. Membantu menurunkan berat badan

Tinggi protein membuat perut tidak cepat merasa lapar. Juga, sifat rendah kalori (sekitar 80 kalori dalam 100 gram) tidak menambahkan kalori ekstra untuk menu diet Anda.

6. Membantu pasien diabetes dengan masalah ginjal

Diabetes dapat menyebabkan sejumlah komplikasi, salah satunya gagal ginjal. Diabetes adalah penyebab utama kegagalan ginjal dengan tanda awal adanya sejumlah protein dalam urin. Sebuah penelitian dilakukan pada pria dengan diabetes tipe 2, yang semuanya didiagnosis dengan penyakit ginjal yang terkait dengan diabetes, menemukan bahwa protein kedelai dapat menurunkan 10 persen protein yang ditemukan dalam air seni.

Itulah kandungan nutrisi dan manfaat tahu gejrot, Selamat mencoba.!

Cara Membuat Tahu Gejrot

RESEP TAHU GEJROT 





Bahan-bahan :

- tahu 10kotak(boleh tahu apa aja)
- minyak goreng
- secukupnya kecap manis
- asam jawa 5biji seduh dg air panas atau
- diuleg langsung dg bumbu lalu buang bijinya
- 3 siung tumbuk kasar : bawang merah
- 2 buah cabe hijau rawit
- 2 buah cabai hijau besar
- garam sedikit saja
- air matang utk kuah
(kuah bisa disesuaikan dg keinginan)

Cara membuat Tahu Gejrot :

1. Panaskan minyak pada wajan lalu goreng tahu hingga matang kecoklatan
2. Potong tahu sesuai selera taru pada piring saji
3. Untuk kuahnya, campur bumbu yang sudah ditumbuk dengan air dan kecap aduk rata,, jngn lupa dicicipi yaa supaya rasanya pas
4. Siram kuah pada tahu tadi dan selamat menikmati



Kandungan Nutrisi dan Manfaat Tahu Gejrot

Disamping nikmat dikonsumsi, tahu gejrot pun ternyata mempunyai kandungan nutrisi yang sangat bermanfaat untuk tubuh. Dan di bawah ini portal cirebon paparkan berbagai nutrisi dan khasiat dari tahu gejrot khas Cirebon yang dikutip dari situs Sari Husada:

Kandungan protein dalam tahu sekitar 7,8 gram/100 gram dan kalsium 124 mg/100 gram, lalu dalam 100 gram buah jeruk nipis mengandung vitamin C 27 mg, vitamin B1 0,04 mg, kalsium 40 mg, kalori 37 gr, protein 0,8 gr, zat besi 0,6 gr, hidrat arang 12,4 gr, air 86gr, lemak 0,1gr.

Kandungan Gizi Kecap manis Kedelai per 100 gram antara lain Kalori (kal) 46.00, Protein (g) 5.70, Lemak (g) 1.30, Karbohidrat (g) 9.00, Kalsium (mg) 123.00, Fosfor (mg) 96.00, 7. Zat besi (mg) 5.70 , Air (g) 63.00 dan ditambah dengan kandungan nurisi bumbu lainnya yang cukup tinggi.
Adapun manfaat dari tahu gejrot itu sendiri, seperti dilansir oleh Sari Husada adalah sebagai berikut:


1. Mencegah penyakit jantung


Sejumlah studi dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan bahwa asupan rutin protein kedelai yang terkandung dalam tahu dapat membantu menurunkan LDL (kolesterol buruk) tanpa menurunkan HDL (kolesterol baik), yang menyebabkan penurunan risiko penyakit jantung.


2. Meningkatkan produksi energi


Tahu merupakan sumber makanan yang kaya zat besi, yang menyediakan 30 persen dari nilai harian yang direkomendasikan untuk zat besi dalam 100 gram. Zat besi dalam tahu terutama digunakan sebagai bagian dari hemoglobin yang membantu dalam ransportasi dan pelepasan oksigen ke seluruh tubuh mempromosikan produksi energi.

Tahu juga menyediakan 10 persen dari nilai harian yang direkomendasikan untuk tembaga, mineral penting yang dimanfaatkan dalam sel darah merah. Tembaga juga membantu dalam mengurangi gejala rheumatoid arthritis. Makanan yang berasal dari kedelai, seperti tahu mengandung isoflavon (fitoestrogen atau estrogen tanaman) yang bekerja pada tubuh seperti bentuk estrogen.


3. Bermanfaat untuk wanita, khususnya wanita menopause

Selama menopause, estrogen wanita berfluktuasi, baik naik atau turun di bawah tingkat normal. Nah, fitoestrogen dari kedelai dapat membantu menjaga keseimbangan hormon tersebut. Hal ini dapat membantu mengurangi frekuensi dan beratnya gejala hot flashes (rasa panas pada perut) pada wanita menopause.

4. Mencegah osteoporosis

Tahu juga bisa menjadi sumber yang kaya kalsium tergantung pada koagulan yang digunakan dalam pembuatan (seperti kalsium sulfat yang digunakan oleh produsen tahu).

Hal ini membantu melindungi terhadap penyakit seperti kehilangan tulang, kelemahan tulang, rheumatoid arthritis dan osteoporosis. Penelitian baru juga menunjukkan bahwa isoflavon dalam makanan kedelai dapat memperkuat densitas (kepadatan tulang). Ini bisa membuat tahu berguna dalam menangkal penyakit tulang pada wanita postmenopause.

5. Membantu menurunkan berat badan

Tinggi protein membuat perut tidak cepat merasa lapar. Juga, sifat rendah kalori (sekitar 80 kalori dalam 100 gram) tidak menambahkan kalori ekstra untuk menu diet Anda.

6. Membantu pasien diabetes dengan masalah ginjal

Diabetes dapat menyebabkan sejumlah komplikasi, salah satunya gagal ginjal. Diabetes adalah penyebab utama kegagalan ginjal dengan tanda awal adanya sejumlah protein dalam urin. Sebuah penelitian dilakukan pada pria dengan diabetes tipe 2, yang semuanya didiagnosis dengan penyakit ginjal yang terkait dengan diabetes, menemukan bahwa protein kedelai dapat menurunkan 10 persen protein yang ditemukan dalam air seni.

Itulah kandungan nutrisi dan manfaat tahu gejrot, Selamat mencoba.!
Loading...

Subscribe Our Newsletter