RESEP MACARONI SCHOTEL 




Bahan-bahan :

- 150 gram makaroni, rebus setengah matang
- 200 ml susu cair
- 1/4 sdt garam
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1 butir telur, kocok lepas
- 1 buah wortel ukuran sedang, iris dadu kecil lalu rebus setengah matang dan sisihkan
- 3 buah sosis, iris tipis
- 2 siung bawang putih, cincang halus
- 3 lembar daun seledri, cincang halus
- 1 sdm margarin
- 75 gram keju cheddar parut

Cara memasak :

1. Campur susu, telur, merica dan garam. Aduk rata dan sisihkan.
2. Panaskan margarin, tumis bawang putih hingga harum
3. Masukkan sosis, jika sudah berubah warna tambahkan makaroni
4. Tuang adonan susu, masukkan wortel dan keju cheddar
5. Aduk dengan api kecil 10-15 menit
6. Matikan api kemudian masukkan seledri dan aduk.
7. Tuang makaroni dalam wadah
8. Tunggu hingga uap dinginnya hilang lalu simpan dalam kulkas
9. Makaroni Schotel siap disantap


Manfaat makaroni bagi kesehatan:

Buat kamu yang tertarik sekali dengan diet, sebaiknya segera pelajari diet ala Mediterania. Dari Oldways Advocates for Better Eating and Drinkingdiketahui kalau makaroni menjadi bagian terpenting dari diet ini. Makaroni menjadi pengganti makanan utama untuk menghasilkan karbohidrat bagi tubuh. Sepertinya perlu dicoba ya, apalagi sekarang ini pemerintah sedang rajin mengkampanyekan mengganti nasi dengan sumber karbohidrat lainnya.
Selain digunakan untuk diet, ternyata makaroni sangat cocok untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes. Syaratnya, makaroni harus direbus tidak terlalu lama agar indeks glimemik yang ada di dalamnya bisa menurun dengan drastis. Makaroni mempertahankan rasa kenyang lebih lama dan tercerna secara perlahan di dalam tubuh yang kemudian meningkatkan kadar gula darah secara bertahap. Bila makaroni dikonsumsi dengan benar dan tentu saja tanpa harus disertai dengan saus yang berlemak, kita bisa merasa jauh lebih sehat dan pola makan kita jauh lebih terjaga.
Makaroni ini terbukti mampu mengembalikan energi kita setelah capek berolahraga atau bekerja seharian. Itu kenapa makaroni menjadi makanan favorit bagi para olahragawan.
Selain berfungsi untuk mengembalikan energi yang hilang, makaroni juga mampu membahagiakan orang yang memakannya. Kok bisa ya? Usut punya usut, dari sebuah penelitian makaroni ini memiliki sebuah zat yang menyebabkan kadar hormon bahagia kita meningkat setelah memakannya. Jadi kalau kamu ingin tersenyum lega dan selalu merasa bahagia, makan deh makaroni setidaknya tiga kali dalam seminggu. Tapi, jangan ketawa-ketiwi sendiri di jalan ya, bisa-bisa dikira penghuni rumah sakit jiwa yang kabur lo.

Informasi kandungan gizi makaroni bagi kesehatan :

Nama Bahan Makanan : Makaroni
Nama Lain / Alternatif : Macaroni
Banyaknya Makaroni yang diteliti (Food Weight) = 100 gr
Bagian Makaroni yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 100 %
Jumlah Kandungan Energi Makaroni = 363 kkal
Jumlah Kandungan Protein Makaroni = 8,7 gr
Jumlah Kandungan Lemak Makaroni = 0,4 gr
Jumlah Kandungan Karbohidrat Makaroni = 78,7 gr
Jumlah Kandungan Kalsium Makaroni = 20 mg
Jumlah Kandungan Fosfor Makaroni = 80 mg
Jumlah Kandungan Zat Besi Makaroni = 0 mg
Jumlah Kandungan Vitamin A Makaroni = 0 IU
Jumlah Kandungan Vitamin B1 Makaroni = 0,1 mg
Jumlah Kandungan Vitamin C Makaroni = 0 mg
Khasiat / Manfaat Makaroni : – (Belum Tersedia)
Huruf Awal Nama Bahan Makanan : M
Sumber Informasi Gizi : Berbagai publikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta sumber lainnya.

Itulah manfaat dari macaroni, semoga bermanfaat.!

Cara Membuat Macaroni Schotel

RESEP MACARONI SCHOTEL 




Bahan-bahan :

- 150 gram makaroni, rebus setengah matang
- 200 ml susu cair
- 1/4 sdt garam
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1 butir telur, kocok lepas
- 1 buah wortel ukuran sedang, iris dadu kecil lalu rebus setengah matang dan sisihkan
- 3 buah sosis, iris tipis
- 2 siung bawang putih, cincang halus
- 3 lembar daun seledri, cincang halus
- 1 sdm margarin
- 75 gram keju cheddar parut

Cara memasak :

1. Campur susu, telur, merica dan garam. Aduk rata dan sisihkan.
2. Panaskan margarin, tumis bawang putih hingga harum
3. Masukkan sosis, jika sudah berubah warna tambahkan makaroni
4. Tuang adonan susu, masukkan wortel dan keju cheddar
5. Aduk dengan api kecil 10-15 menit
6. Matikan api kemudian masukkan seledri dan aduk.
7. Tuang makaroni dalam wadah
8. Tunggu hingga uap dinginnya hilang lalu simpan dalam kulkas
9. Makaroni Schotel siap disantap


Manfaat makaroni bagi kesehatan:

Buat kamu yang tertarik sekali dengan diet, sebaiknya segera pelajari diet ala Mediterania. Dari Oldways Advocates for Better Eating and Drinkingdiketahui kalau makaroni menjadi bagian terpenting dari diet ini. Makaroni menjadi pengganti makanan utama untuk menghasilkan karbohidrat bagi tubuh. Sepertinya perlu dicoba ya, apalagi sekarang ini pemerintah sedang rajin mengkampanyekan mengganti nasi dengan sumber karbohidrat lainnya.
Selain digunakan untuk diet, ternyata makaroni sangat cocok untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes. Syaratnya, makaroni harus direbus tidak terlalu lama agar indeks glimemik yang ada di dalamnya bisa menurun dengan drastis. Makaroni mempertahankan rasa kenyang lebih lama dan tercerna secara perlahan di dalam tubuh yang kemudian meningkatkan kadar gula darah secara bertahap. Bila makaroni dikonsumsi dengan benar dan tentu saja tanpa harus disertai dengan saus yang berlemak, kita bisa merasa jauh lebih sehat dan pola makan kita jauh lebih terjaga.
Makaroni ini terbukti mampu mengembalikan energi kita setelah capek berolahraga atau bekerja seharian. Itu kenapa makaroni menjadi makanan favorit bagi para olahragawan.
Selain berfungsi untuk mengembalikan energi yang hilang, makaroni juga mampu membahagiakan orang yang memakannya. Kok bisa ya? Usut punya usut, dari sebuah penelitian makaroni ini memiliki sebuah zat yang menyebabkan kadar hormon bahagia kita meningkat setelah memakannya. Jadi kalau kamu ingin tersenyum lega dan selalu merasa bahagia, makan deh makaroni setidaknya tiga kali dalam seminggu. Tapi, jangan ketawa-ketiwi sendiri di jalan ya, bisa-bisa dikira penghuni rumah sakit jiwa yang kabur lo.

Informasi kandungan gizi makaroni bagi kesehatan :

Nama Bahan Makanan : Makaroni
Nama Lain / Alternatif : Macaroni
Banyaknya Makaroni yang diteliti (Food Weight) = 100 gr
Bagian Makaroni yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 100 %
Jumlah Kandungan Energi Makaroni = 363 kkal
Jumlah Kandungan Protein Makaroni = 8,7 gr
Jumlah Kandungan Lemak Makaroni = 0,4 gr
Jumlah Kandungan Karbohidrat Makaroni = 78,7 gr
Jumlah Kandungan Kalsium Makaroni = 20 mg
Jumlah Kandungan Fosfor Makaroni = 80 mg
Jumlah Kandungan Zat Besi Makaroni = 0 mg
Jumlah Kandungan Vitamin A Makaroni = 0 IU
Jumlah Kandungan Vitamin B1 Makaroni = 0,1 mg
Jumlah Kandungan Vitamin C Makaroni = 0 mg
Khasiat / Manfaat Makaroni : – (Belum Tersedia)
Huruf Awal Nama Bahan Makanan : M
Sumber Informasi Gizi : Berbagai publikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta sumber lainnya.

Itulah manfaat dari macaroni, semoga bermanfaat.!
Loading...

Subscribe Our Newsletter