Halaman

    Social Items

RESEP PUDING KARAMEL KUE  KERANGJANG 





Bahan-bahan :


- 3 porsi
- 600 ml susu cair full cream
- 100 gram gula pasir
- 1 bungkus agar-agar bubuk warna putih
- 100 gram kue keranjang, potong-potong sesuai selera
- 2 kuning telur ayam
- 1 sdm ekstrak vanili


Bahan Karamel :

- 100 ml air
- 75 gram gula pasir


Langkah-langkah :

30 menit

1. Siapkan cetakan puding.

2. Bilas cetakan puding tersebut dengan air, biarkan basah. Sisihkan.

3. Untuk membuat karamel, panaskan air, masukkan gula pasir, aduk di atas api kecil hingga menjadi karamel.

4. Tuangkan karamel ke dalam cetakan puding.

5. Sisihkan.Dalam panci, rebus susu cair full cream bersama gula, gunakan api yang kecil,

6. masak sampai gula benar-benar larut.

7. Masukkan kue keranjang, vanili, dan agar-agar, aduk dengan cepat hingga adonan mengental.

8. Gunakan spatula untuk mengaduknya. Ambil sedikit adonan agar, campur dengan kuning telur, aduk cepat hingga rata.

9. Tuangkan telur kocok barusan ke dalam adonan susu, aduk-aduk sampai semuanya rata, angkat.

10. Tuang adonan agar-agar ke tiap cetakan tadi yang sudah diberi karamel, masukkan ke dalam kulkas jika uapnya sudah berkurang.



*Tambahan

Karamel Dapat Menyembuhkan Sakit Otot Distorfi


Para peneliti dari University of Washington menjelaskan dalam penelitiannya bahwa tikus dengan kelainan bawaan gender yang digunakan dalam percobaan menghasilkan distrofin, protein untuk perbaikan otot.

Profesor biokimia dan direktur dari Institut Stem Cell dan Regenerative Medicine, Hannele Ruohola-Baker awalnya mengidentifikasi jalur sphingosine 1-fosfat (S1P) sebagai komponen penting dalam mengatasi distorfi pada lalat.

Reyes mengatakan bahwa lipid bioaktif penting dalam proses mengubah sel induk menjadi tipe tertentu dari sel, regenerasi jaringan yang rusak, dan dalam menghambat kematian sel. Tanpa reseptor sel untuk sphingosine 1-fosfat, embrio akan gagal untuk berkembang.

Ilmuwan lain telah mengamati bahwa tingkat sphingosine 1-fosfat lebih rendah pada otot tikus dengan mutasi distrofi otot, dan jalur perbaikan sel tertentu yang melibatkan sinyal ini terganggu.

Dengan menggunakan alat untuk memonitori aktivitas serangga, para ilmuwan menguji coba efek obat dan terapi gen pada lalat.

Dari alat skrining ini disimpulkan bahwa molekul kecil dengan nama 2-acetyl4 (5) imidazol -tetrahydroxybutyl atau THI memblok enzim yang memecah sphingosine 1-fosfat.

Zat ini juga ditemukan dalam jumlah yang sangat kecil pada karamel, gula merah, bir, cola dan beberapa jenis permen.

Mereka mengkonfirmasi bahwa THI terkurangi dengan penyusutan otot di lalat. Beberapa obat lain, termasuk turunan THI dan obat tertentu sekarang dalam uji klinis untuk rheumatoid arthritis, juga menunjukkan efek menguntungkan pada lalat buah.

Para peneliti memperlakukan tikus yang terkena distrofi dengan injeksi langsung dari THI.

"Kami mengamati bahwa pengobatan dengan THI meningkat secara signifikan pada ukuran serat otot dan kekuatan otot pada tikus yang kami ujicobakan," kata Reyes.

"Kami juga melihat bahwa keunggulan lain dari regenerasi otot cara ini adalah timbunan lemak dan jaringan parut yang lebih rendah," katanya.


Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Skeletal Muscle.

Cara Membuat Puding Karamel Kue Keranjang

RESEP PUDING KARAMEL KUE  KERANGJANG 





Bahan-bahan :


- 3 porsi
- 600 ml susu cair full cream
- 100 gram gula pasir
- 1 bungkus agar-agar bubuk warna putih
- 100 gram kue keranjang, potong-potong sesuai selera
- 2 kuning telur ayam
- 1 sdm ekstrak vanili


Bahan Karamel :

- 100 ml air
- 75 gram gula pasir


Langkah-langkah :

30 menit

1. Siapkan cetakan puding.

2. Bilas cetakan puding tersebut dengan air, biarkan basah. Sisihkan.

3. Untuk membuat karamel, panaskan air, masukkan gula pasir, aduk di atas api kecil hingga menjadi karamel.

4. Tuangkan karamel ke dalam cetakan puding.

5. Sisihkan.Dalam panci, rebus susu cair full cream bersama gula, gunakan api yang kecil,

6. masak sampai gula benar-benar larut.

7. Masukkan kue keranjang, vanili, dan agar-agar, aduk dengan cepat hingga adonan mengental.

8. Gunakan spatula untuk mengaduknya. Ambil sedikit adonan agar, campur dengan kuning telur, aduk cepat hingga rata.

9. Tuangkan telur kocok barusan ke dalam adonan susu, aduk-aduk sampai semuanya rata, angkat.

10. Tuang adonan agar-agar ke tiap cetakan tadi yang sudah diberi karamel, masukkan ke dalam kulkas jika uapnya sudah berkurang.



*Tambahan

Karamel Dapat Menyembuhkan Sakit Otot Distorfi


Para peneliti dari University of Washington menjelaskan dalam penelitiannya bahwa tikus dengan kelainan bawaan gender yang digunakan dalam percobaan menghasilkan distrofin, protein untuk perbaikan otot.

Profesor biokimia dan direktur dari Institut Stem Cell dan Regenerative Medicine, Hannele Ruohola-Baker awalnya mengidentifikasi jalur sphingosine 1-fosfat (S1P) sebagai komponen penting dalam mengatasi distorfi pada lalat.

Reyes mengatakan bahwa lipid bioaktif penting dalam proses mengubah sel induk menjadi tipe tertentu dari sel, regenerasi jaringan yang rusak, dan dalam menghambat kematian sel. Tanpa reseptor sel untuk sphingosine 1-fosfat, embrio akan gagal untuk berkembang.

Ilmuwan lain telah mengamati bahwa tingkat sphingosine 1-fosfat lebih rendah pada otot tikus dengan mutasi distrofi otot, dan jalur perbaikan sel tertentu yang melibatkan sinyal ini terganggu.

Dengan menggunakan alat untuk memonitori aktivitas serangga, para ilmuwan menguji coba efek obat dan terapi gen pada lalat.

Dari alat skrining ini disimpulkan bahwa molekul kecil dengan nama 2-acetyl4 (5) imidazol -tetrahydroxybutyl atau THI memblok enzim yang memecah sphingosine 1-fosfat.

Zat ini juga ditemukan dalam jumlah yang sangat kecil pada karamel, gula merah, bir, cola dan beberapa jenis permen.

Mereka mengkonfirmasi bahwa THI terkurangi dengan penyusutan otot di lalat. Beberapa obat lain, termasuk turunan THI dan obat tertentu sekarang dalam uji klinis untuk rheumatoid arthritis, juga menunjukkan efek menguntungkan pada lalat buah.

Para peneliti memperlakukan tikus yang terkena distrofi dengan injeksi langsung dari THI.

"Kami mengamati bahwa pengobatan dengan THI meningkat secara signifikan pada ukuran serat otot dan kekuatan otot pada tikus yang kami ujicobakan," kata Reyes.

"Kami juga melihat bahwa keunggulan lain dari regenerasi otot cara ini adalah timbunan lemak dan jaringan parut yang lebih rendah," katanya.


Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Skeletal Muscle.
Loading...

Subscribe Our Newsletter